PUISI REMAJA TERBARU

"AKU BENCI TERMINAL"

                                           Oleh: M. Faruq


Aku benci terminal
Dengan tatapan buas mereka
Aku benci terminal
Dengan senyum palsu pedagang asongan
Bahkan ibu tua renta pun palsu
Aku benci terminal
Dengan riuh suara cempreng kondektur yang menawarkan tujuan
Itu pun menipu
Aku benci terminal
Dengan keculasan orang-orangnya
Aku benci terminal
Keramahan jadi kemewahan
Aku benci terminal
Aku ingin pulang tanpa perlu mampir terminal
Catatan seseorang yang trauma dengan terminal

Posting Komentar

 
Top